Cloud Computing ? What cloud ? what to compute ?

ya, mungkin sekarang sudah banyak sekali berita dan juga para pakar IT yang mulai ramai membicarakan cloud computing. kita mungkin bertanya-tanya apa itu cloud computing ? pertama mungkin coba kita bahas dari kata ‘cloud’.

Sebelum kata cloud computing populer akhir-akhir ini, pada dunia network dan telecommunication sudah lebih dahulu sering menggunakan terminologi ‘cloud’ pada sebuah keadaan dimana user atau seseorang tidak perlu mengetahui peralatan,teknologi apa dan bagaimana keadaan sebuah network dijelaskan. Jadi pada dunia network dan telco, kata ‘cloud’ digunakan untuk ‘mempersingkat’ gambar yang bila dibeberkan secara spesifik tidak akan mungkin dikarenakan butuh penjelasan yang sangat luas. Masih bingung ? ok mari kita coba lihat sebuah gambar dibawah ini.

sabrian-home-internet

diatas terdapat gambaran network yang ada di rumah saya, tapi tanpa iMac Lols. haha not funny :) , merujuk pada gambar diatas, kita bisa melihat bahwa setiap detail LAN yang ada di rumah saya saya gambarkan dengan lengkap. Mulai laptop, desktop, wireless, dan juga ADSL modem. Tapi coba lihat bagian gambar yang paling atas, disitu terdapat gambar internet yang digambarkan dengan cloud. nah disini bisa kita bayangkan bagaimana kita gambarkan bila seluruh internet device kita gambar ? apakah kita ketahui juga secara detail bagaimana topologi yang ada di internet ? nah disinilah peran lambang si ‘cloud’ pada dunia network dan topologi. Cloud juga dapat berarti bahwa “oh.. terdapat beberapa peralatan, konfigurasi, atau topologi yang ada disana .. tapi saya tidak tahu pasti”

nah berbicara tentang ‘Cloud Computing’ saya akan meminjam definisi dari luar :

1. from wiki’s

“cloud computing is a marketing term for technologies that provide computation, software, data access, and storage services that do not require end-user knowledge of the physical location and configuration of the system that delivers the services”

wiki mengutarakan bahwa cloud computing adalah istilah marketing dari sebuah teknologi yang menyediakan dukungan layanan komputasi, software, data akses, dan media penyimpanan dimana user tidak perlu memiliki pengetahuan mengenai dimana lokasi fisik dan konfigurasi sistem penyedia servis.

2. Supaya lebih komperhensif saya akan mengambil definisi dari jurnal IEEE dengan judul “Cloud Computing and Grid Computing 360-degree Compared” karya dari Ian Foster, Yong Zhao, Ioan Raicu, Shiyong Lu yang mengambil dari sini.

“A large-scale distributed computing paradigm that is driven by economies of scale, in which a pool of abstracted, virtualized, dynamically-scalable, managed computing power, storage, platforms, and services are delivered on demand to external customers over the Internet.”

Menurut pengertian diatas cloud computing adalah sebuah paradigma distribusi computing skala besar yang didorong oleh pertumbuah ekonomi yang cepat yang digambarkan secara abstrak ,  dimana pada masing-masing layanan dapat dilakukan konfigurasi sesuai dengan permintaan pelanggan luar melalui internet.

terdapat kata-kata kunci dari definisi yang disebutkan terakhir,

  1. komputasi disini sangat berbeda dengan komputasi tradisional, komputasi disini dilakukan dalam skala yang sangat amat besar.
  2. merupakan sesuatu yang abstrak yang dapat memberikan layanan pada customer diluar cloud
  3. Munculnya cloud computing didorong oleh pertumbuhan ekonomi
  4. layanan dapat dikonfigurasi sesuai dengan permintaan pelanggan

jadi bagaimana cloud computing dapat dianalogikan ? coba kita ambil contoh pada gmail

anda pasti punya account gmail. ketika anda login ke account gmail anda, apakah anda tahu apa yang sedang di proses oleh Gmail ? mungkin anda akan memikirkan seperti ini.

me –> login to gmail –> gmail server reply my login request –> i can check my inbox –> and then everybody happy .. :D

sekarang coba anda bayangkan berapa jumlah account yang ada di gmail ? 1 juta ? 2 juta ? bisa anda bayangkan misalkan terdapat 2 juta account gmail yang login dan diproses hanya satu server gmail ? jika request sebanyak itu diproses hanya dengan 1 PC meski itu dengan core i3/i7 pasti komputer tersebut akan tewas karena overload resource. nah tahukan anda berapa server gmail yang memproses semua manajemen email pelanggannya setiap hari ? yang jelas lebih dari satu server yang menangani masalah ini dan inilah salah satu contoh analogi dari cloud.

untuk sementara demikian penjelasan saya tentang cloud computing, akan saya sambung lain kali dengan topic layanan-layanan yang ada pada cloud. terima kasih dan semoga bermanfaat

7 thoughts on “Cloud Computing ? What cloud ? what to compute ?

  1. Pingback: Sabrian Blog » Blog Archive » Cloud Computing services

  2. cahyasri

    Mo comment nih..
    Menurut saya teknologi ini muncul karena kebutuhan akan teknologi. Ada aplikasi yang digunakan di internal,namun mereka malas terhadap ‘hal hal rumit’, seperti investasi infrastruktur yg demikian besar, jaringan, firewall dll yg menjadikan sistem yang lengkap.

    Namun user juga butuh tahu lokasinya dimana, gimana securitynya, bahkan availability.

    Reply
    1. Avatar of Sabriansyah Rizqika AkbarSabriansyah Rizqika Akbar Post author

      masukan yang bagus pak rian, memang betul masalah non-fungsional requirement di sebuah sistem sangat vital, saya setuju klo user wajib mengetahui bagaimana availability, security, reliability dari sebuah sistem. karena layanan di ICT sangat butuh faktor-faktor tersebut. tapi untuk lokasi mungkin user kadang-kadang juga bingung mengenai letak lokasi ‘Fisik’ dari sistem tersebut, biasanya mereka hanya bergantung dengan penyedia layanan atau vendor dari cloud tersebut. klo sekelas amazon, google , maupun IBM klien pasti percaya dan confident ketika menggunakan layanan cloud. Thanks atas masukannya

      Reply

Leave a Reply to rsanuri Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CAPTCHA Image

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>